Sabtu, 29 November 2014

"SMAnya IPA, kok kuliahnya akuntansi?"

Nama          : Angela Clara Tania
Kelas/NRP : A/3203013123

"SMAnya IPA, kok kuliahnya akuntansi?"



            Bagi mahasiswa yang pada waktu SMA masuk program IPS mungkin sudah tidak asing dengan yang namanya pelajaran ekonomi terutama akuntansi. Namun bagi para mahasiswa yang pada waktu SMA masuk program IPA, apa benar mereka tahu apa itu akuntansi sebelum pada akhirnya memutuskan untuk memilih jurusan akuntansi pada saat kuliah?

            Banyak orang memiliki pandangan bahwa anak IPA lebih baik daripada anak IPS. Banyak orang juga berpendapat bahwa anak IPA lebih pintar daripada anak IPS. Lagipula apabila masuk jurusan IPA, pilihan jurusan untuk masuk ke bangku kuliah juga lebih luas karena kebanyakan jurusan di universitas pasti bisa dimasuki oleh anak IPA sedangkan untuk anak IPS, pilihan jurusannya sangat terbatas. Tapi kenapa tidak sedikit anak IPA yang memutuskan untuk masuk ke fakultas bisnis yang justru mata kuliahnya dipelajari oleh anak IPS?

            Sejujurnya, bagi beberapa anak IPA terutama yang dapat dibilang orang pintarnya IPA tapi pada akhirnya masuk ke fakultas bisnis itu merupakan sebuah tragedi yang dapat dibilang penurunan harga diri. Kenapa? Karena banyak orang yang meremehkan IPS dan selalu membanggakan IPA. Ini SMA sudah IPA sudah benar, tapi kenapa memilih jurusan IPS saat kuliah?

           Beberapa pikiran anak IPA saat sebelum menentukan jurusan apa yang akan diambil saat kuliah:
1. Jadi dokter, untuk menjadi dokter umum saja sepertinya tidak cukup maka dari itu saya harus mengambil dokter spesialis. Tapi itu semua membutuhkan berapa tahun ya? Biaya untuk masuk kuliahnya ratusan juta, mungkin memang sih orang tua punya uangnya, tapi apa saya yakin dengan uang sebesar itu saya akan menjadi dokter seperti yang saya inginkan? Atau nanti justru setelah lulus saya buka toko handphone di pasar atum?
2. Jadi kontraktor, sebenarnya kuliah tidak lama juga sih. Tapi kok sepertinya susah sekali ya? Iya kalau nanti jadi kontraktor sungguhan, kalau nanti pada akhirnya saya jaga toko punya orang tua saya?
3. Jadi ilmuwan, kuliahnya susah benar. Mau menemukan barang harus semangat dalam melakukan percobaan-percobaan terlebih dahulu. Iya kalau bisa menemukan, nah kalau belum ketemu, selamanya melakukan percobaan?
4. Jadi pilot, kuliahnya jauh-jauh di luar negeri. Biaya yang dikeluarkan juga luar biasa besar. Eh, kembali ke Indonesia tidak menjadi pilot dan bekerja di kantor yang tidak ada hubungannya dengan pilot maupun penerbangan.
           
Memang sih sebenarnya kita tidak boleh berpikir terlalu berlebihan, tetapi apa salahnya bila kita mengkhawatirkan masa depan kita? Maka dari itu fakultas bisnis muncul sebagai salah satu pilihan. Karena apa? Ujung-ujungnya juga kita pasti berbisnis. Kita selalu terlibat dengan uang dan membutuhkan uang. Walaupun memang sih uang tidak dibawa ke surga, tapi coba bertanya pada diri sendiri, “Apakah saya bisa hidup tanpa uang?”. Kalau jawaban anda saya bisa hidup tanpa uang, anda luar biasa.

      Setelah fakultas bisnis muncul sebagai pilihan, rata-rata fakultas bisnis memiliki jurusan manajemen dan jurusan akuntansi. Untuk jawaban dari kenapa memilih akuntansi yaitu karena salah satunya adalah rasa gengsi. Secara anak IPA bisa jadi dokter, insinyur eh masuk manajemen. Maka dari itu, sepertinya lebih baik masuk akuntansi. Karena mungkin sebenarnya ilmu manajemen bisa dipelajari tanpa harus kuliah jurusan manajemen. Lagipula sepertinya banyak sekali orang yang masuk jurusan manajemen tapi ujung-ujungnya setelah lulus juga menjadi pengangguran. Untuk jurusan akuntansipun sebenarnya juga banyak sekali peminatnya, tapi berhubung sepertinya banyak sekali juga perusahaan besar maupun kecil yang membutuhkan seorang akuntan. Jadi sepertinya memilih jurusan akuntansi adalah keputusan yang benar. Lagipula, pekerjaan seorang akuntan tidak boleh diremehkan. Kenapa? Karena akuntansi dibutuhkan sebagai penentu masa depan perusahaan. Mungkin sekilas, akuntansi hanya membuat jurnal, mana debit mana kredit, tapi apa anda tahu bahwa laporan keuangan yang disajikan itu adalah hal yang sangat penting bagi sebuah perusahaan? Tanpa adanya laporan tersebut, perusahaan tidak akan tahu apa usahanya tadi menguntungkan atau justru merugikan. Mungkin dapat dikatakan bahwa dokternya perusahaan adalah akuntan. Seandainya perusahaan sedang mengalami kerugian, yang tahu pertama kali ya akuntannya. Yang dapat membantu manajer untuk mengambil keputusan agar dapat bangkit dari kerugian juga seorang akuntan.

            Mungkin pada awalnya pilihan jurusan akuntansi bukanlah jalan yang sebenarnya anda ingin pilih. Tapi kalau anda merasa bahwa kedepannya memang yang terbaik adalah masuk jurusan akuntansi ya just do it. Walaupun anda dari IPA jangan pernah menyesal karena anda dari IPA. Pasti ada yang bisa dapat diambil dari itu semua dan apabila anda sekarang berada di jurusan akuntansi dan dulunya dari IPA maupun IPS atau apapun itu dan dengan alasan apapun intinya sekarang kalian di jurusan akuntansi, jangan pernah lupa alasan masuk jurusan ini apa. Entah itu bukan minat anda yang sebenarnya atau obsesi orang tua yang ingin agar anaknya mendapatkan pekerjaan yang jelas atau apapun itu yang terpenting adalah sekarang bagaimana anda menjalani ini semua dan bertanggung jawab akan masa depan anda sendiri.  Jangan seperti orang susah yang hanya bisa berkata, “IPku jelek karena sebenarnya aku tidak mau berada di jurusan akuntansi ini” atau “Iya saya mau jadi mahasiswa abadi supaya orang tuaku tahu bahwa aku ini tidak mau masuk akuntansi”. Sebenarnya, siapa yang rugi? Kalau anda mau jadi seperti orang susah ya silahkan.

“You may not end up where you thought you’d be, but you’ll end up right where you’re meant to be.”

10 komentar:

  1. aku ipa, saya bisa dikatakan bisa mengikuti pelajaran ipa tapi saya juga berpikir demikian dlm hati kcl saya mengatakan bahwa, saya tak kan sanggup jdi insiyur, dokter, peneliti tak tau menggapa,,, dan saya brncana ingin msk akuntan, adm bisnis, mungkin pajak... yg saya takutkan apakah saya bisa mencerna matkul nya itu saja sih hahaha aku tak mau masa dpn ku hanya sebatas seekor kucing rumah yg bergantung pada majikannya.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Saya ipa,tapi saya pengen kuliah jurusan akuntansi. Sia-sia kahh belajar ipa 3 tahunm

    BalasHapus
  4. Saya jurusan ipa..
    Saat ingin masuk kuliah saya bingung, saya ingin mengambil jurusan adm bisnis, apakah bisa saya masuk jrusan tsb?

    BalasHapus
  5. Saya jurusan ipa..
    Saat ingin masuk kuliah saya bingung, saya ingin mengambil jurusan adm bisnis, apakah bisa saya masuk jrusan tsb?

    BalasHapus
  6. Saya jurusan ipa..
    Saat ingin masuk kuliah saya bingung, saya ingin mengambil jurusan adm bisnis, apakah bisa saya masuk jrusan tsb?

    BalasHapus
  7. saya juga ipa...
    tai di suruh sama keluarga saya akuntansi.. gimana dong tapi saya setengah hati sihh

    BalasHapus
  8. Bisa, saya aja bisa keterima di jurusan akuntansi di salah satu PTN walaupun D3 hehe

    BalasHapus