Selasa, 25 November 2014

MENGATUR HUBUNGAN PELANGGAN YANG MENGUNTUNGKAN DALAM MANAJEMEN PEMASARAN

NAMA: NOVITA SARI ONGKOWIJOYO
NRP: 3203013048
KELAS: A





Pada kali ini saya akan menulis artikel yang berkaitan dengan Manajemen Pemasaran yang berkaitan dengan program studi Akuntansi dan Manajemen. Yang pertama-tama, apakah anda tahu apa yang dimaksud dengan Pemasaran? Dan di dalam artikel ini saya akan menjelaskan lebih dalam mengenai pemasaran yang saya kutip dari buku Prinsip-prinsip Pemasaran edisi 12 jilid 1.
Apa yang dimaksud dengan Pemasaran? Pemasaran, lebih dari fungsi bisnis lainnya, berhubungan dengan pelanggan. Mungkin definisinya yang paling sederhana adalah sebagai berikut: pemasaran adalah proses mengelola hubungan pelanggan yang menguntungkan. Dua sasaran pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan keunggulan nilai serta menjaga dan menumbuhkan pelanggan yang ada dengan memberikan kepuasan.
Seperti contoh: Wal-Mart telah menjadi pengecer terbesar di dunia dan salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan memberikan apa yang dijanjikan, “Selalu harga murah. Selalu!” Pada taman bermain Disney, para pekerja yang dijuluki “pengkhayal” beusaha keras “membuat sebuah impian menjadi nyata hari ini.” Dell memimpin industri komputer pribadi (PC) dengan secara konsisten memenuhi janji mereka untuk “menjadi langsung.” Perusahaan-perusahaaan ini, bersama perusahaaan sukses lainnya, mengetahui bahwa bila mereka peduli kepada pelanggannya, pangsa pasar dan keuntungan akan menyusul. Pemasaran yang kokoh menjadi penting bagi kesuksesan dalam semua organisasi. Anda telah mengetahui banyak hal mengenai pemasaran-semuanya di sekitar anda. Anda telah melihat hasil pemasaran dalam wujud melimpahnya produk di pusat perbelanjaan. Anda melihat pemasaran di hampir setiap hal yang anda kerjakan. Namun, ada hal lain dari pemasaran dari pada yang sekedar terlihat. Di belakang itu semua terdapat jaringan raksasa dari orang-orang dan aktivitas yang saling bersaing untuk mendapatkan dan perhatian uang anda.
Banyak orang berpikir bahwa pemasaran hanyalah menjual dan mengiklankan. Tetapi dalam pemahaman modern yaitu memuaskan kebutuhan pelanggan. Bila pemasar memahami kebutuhan pelanggan, mengembangkan produk dan jasa yang menyediakan nilai yang unggul bagi pelanggan, menetapkan harga, mendistribusikan, dan mempromosikan produk dan jasa itu secara efektif, produk dan jasa itu akan mudah di jual. Didefinisikan secara luas, pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana pribadi atau organisasi memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran nilai dengan yang lain. Dalam konteks bisnis yang lebih sempit pemasaran mencakup menciptakan hubungan pertukaran muatan nilai dengan pelanggan yang menguntungkan. Karena itu, kita mendefinisikan pemasaran(marketing) sebagai proses di mana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dengan tujuan menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbalannya.
Sebagai langkah pertama, pemasar harus memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan dan pasar di mana mereka beroprasi. Sekarang kita membicarakan lima konsep inti pelanggan dan pasar: (1) kebutuhan, keinginan, dan permintaan; (2) penawaran pemasaran (produk, jasa, dan pengalaman); (3) nilai dan kepuasan; (4) pertukaran dan hubungan; dan (5) pasar. Setelah benar-benar memahami konsumen dan pasar, manajemen pemasaran dapat merancang strategi pemasaran yang digerakkan oleh pelanggan. Manajemen pemasaran (marketing management) sebagai seni dan ilmu memilih target pasar dan membangun hubungan yang menguntungkan dengan target pasar itu. Tujuan manajer pemasaran adalah menemukan, menarik, mempertahankan, dan menumbuhkan pelanggan sasaran dengan menciptakan, memberikan, dan mengkomunikasikan keunggulan nilai bagi pelanggan. Untuk merancang strategi pemasaran yang baik, manajer pemasaran harus menjawab dua pertanyaan penting yaitu: Pelanggan apa yang akan kita layani (apa target pasar kita)? dan Bagaimana cara terbaik kita dalam melayani para pelanggan ini (apa proposisi nilai kita)?. Lalu menyiapkan rencana dan program pemasaran yang terintegrasi, program pemasaran membangun hubungan pelanggan dengan mentransformasikan strategi pemasaran ke dalam tindakan. Program pemasaran terdiri dari bauran pemasaran perusahaan, yaitu kumpulan sarana pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mengimplementasikan strategi pemasarannya. Sarana bauran pemasaran utama dikelompokkan menjadi empat kelonmpok besar, disebut empat P pemasaran: product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi). Dan dilanjutkan dengan membangun hubungan pelanggan. Kemudian yang terakhir menangkap nilai dari pelanggan, empat langkah pertama dalam proses pemasaran melibatkan pembangunan hubungan pelanggan dengan menciptakan dan menghantarkan nilai pelanggan yang unggul. Langkah terakhir melibatkan penangkapan nilai sebagai imbalannya, dalam bentuk penjualan saat ini dan penjualan masa depan, pangsa pasar, dan keuntungan. Dengan menciptakan nilai pelanggan yang unggul, perusahaan menciptakan pelanggan yang sangat puas dan tetap setia, serta mau membeli lagi.Hal ini berarti keuntungan jangka panjang yang lebih besar untuk perusahaan. Di sini, kita membicarakan hasil dari penciptaan nilai pelanggan: kesetiaan dan retensi pelanggan, pangsa pasar dan pangsa pelanggan, serta ekuitas pelanggan.
Demikian artikel yang saya tulis ini mengenai mengatur hubungan pelanggan yang menguntungkan dalam manajemen pemasaran. Semoga yang membaca artikel ini dapat lebih memahami dan mengerti dan bermanfaat bagi kita. Terima kasih

Sumber Referensi:
Prinsip-prinsip Pemasaran edisi 12 jilid 1- Philip Kotler dan Gary Armstrong


1 komentar:

  1. How to win at slots and casinos - DrmCD
    When it comes to 여수 출장마사지 winning 아산 출장마사지 at the casinos, there's one big 인천광역 출장샵 one. We use a variety of different casino 평택 출장안마 types to ensure that they 양주 출장마사지 are

    BalasHapus